Ulama Mekkah di Samalanga


Oleh M Adli Abdullah

Pada 17 Juni 2012 lalu, Dayah Najmul Hidayah Al Aziziyah, Desa Meunasah Subung, Samalanga, Kabupaten Bireuen, resmi berdiri kembali yang dipimpin oleh seorang ulama muda Aceh, Tgk Tarmizi HM Daud Al Yusufi. Dayah Meunasah Subung dalam catatan sejarah didirikan dulunya oleh seorang ulama Mekkah Syeikh Abdussalam Bawarith Asyi pada tahun 1703 M. Peresmian kembali dayah ini dilakukan oleh Tgk H Hasanul Basri, pimpinan dayah Mudi Mesra Samalanga, dan ditepung-tawari oleh Abu Kuta krueng.

Maka kali ini menarik untuk mengupas riwayat hidup Syeikh Abdussalam Bawarith Asyi ini, yang berasal dari Mekkah dan menetap di Cot Meurak, Samalanga, Kabupaten Bireuen. Hingga sekarang, sosok ulama itu masih menyisakan bukti- bukti sejarah berupa peninggalan bekas pasantrennya dan tanah-tanah wakaf di Meunasah Subung, Samalanga, hingga di Mekkah almukarramah.
Read the rest of this entry

Keluarga Tun Sri Lanang ziarah ke makam Tun Sri Lanang di Desa Meunasah Lueng, Samalanga

BIREUEN – Keluarga Tun Sri Lanang, Jumat (9/12) mewakafkan 1,5 hektare tanah beserta rumah panggung (bekas istana Tun Sri Lanang) di Kecamatan Samalanga, Bireuen kepada pemkab setempat untuk dijadikan Museum Tun Sri Lanang. Prosesi wakaf itu dilakukan keturunan ke delapan Tun Sri Lanang yaitu Pocut Haslinda bersama beberapa anaknya termasuk Teuku Rafli (mantan suami Tamara Bleszinsky).

Kegiatan itu berlangsung saat keluarga Tun Sri Lanang dan peserta seminar melakukan ziarah ke makam Tun Sri Lanang di Desa Meunasah Lueng, Samalanga. Tanah yang diwakaf itu meliputi 1 hektare di Desa Miduen Jok, Samalanga untuk dibangun perpustakaan Tun Sri Lanang dan sebidang lagi seluas 500 meter yang berada di jalan nasional kawasan Samalanga untuk dibangun Tugu Prasasti Kawasan Wisata Sejarah Melayu Nusantara.

Sementara tim perumus seminar Tun Sri Lanang yang berakhir Kamis (8/12) sore mengharapkan antara lain, situs Tun Sri Lanang di Samalanga sebagai objek wisata dan harus dikembangan dan ditata lebih baik lagi. “Kawasan peninggalan situs Tun Sri Lanang menjadi salah satu tempat wisata sejarah melayu di daerah ini,” kata Akmal S Sos MA, seorang tim perumus seminar itu, kemarin.(yus)

Profil Samalanga

Samalanga Kota Santri

Samalanga adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Bireuen yang mempunyai peranan penting dalam sejarah Aceh. Pahlawan yang terkenal dari Samalanga adalah Pocut Meuligoe, perempuan asal desa Kampong Baro yang memimpin pemuda-pemuda Samalanga menggempur Belanda di Batee Iliek, yang kini menjadi sebuah objek wisata terkenal di Aceh.

Dayah
Saat ini Samalanga dikenal sebagai kota santri karena banyaknya dayah/pesantren yang tumbuh berkembang di daerah ini. Di antaranya adalah Dayah MUDI Mesra yang sudah eksis sejak zaman pemerintahan Sultan Iskandar Muda, dan dipimpin pertama kali oleh Faqeh Abdul Ghani, hingga saat ini dipegang oleh seorang ulama kharismatik di Bireun, Teungku Hasanoel Bashry.

Selain MUDI Mesra, banyak dayah-dayah lain yang bertebaran di Samalanga, keterangan lebih lanjut silakan berkunjung ke samalanga