Sejarah IPPS

IKATAN PEMUDA PELAJAR SAMALANGA ( IPPS ) BANDA ACEH

A. LATAR BELAKANG

Sebagai sebuah Organisasi Paguyuban yang didasari oleh nasib seperantauan dan keinginan untuk pemenuhan sebuah cita-cita serta sebuah wadah berkumpulnya sekelompok generasi maka sudah sewajarnya IPPS sebagai organisasi yang berlandaskan Islam melaksanakan sebuah agenda silaturrahmi, sebagai pengikat tali persaudaraan.
Mahasiswa secara umum dan keseluruhan adalah sebuah komponen yang dituntut untuk menghasilkan sebuah kontribusi yang sangat berarti bagi perkembangan bangsa kedepan. Karakter yang terbentuk dari mahasiswa tidaklah terbentuk dengan sendirinya, tetapi haruslah benar – benar dilatih dan diasah sedemikian rupa, sehingga menjadi seorang mahasiswa yang berskill dan beriptek serta mempunyai sifat mental yang baik untuk menghargai daerah dan bangsanya.
Banyak sekali fenomena yang kita lihat saat ini, dimana kondisi generasi muda khususnya mahasiswa yang sebenarnya mempunyai potensi diri yang terpendam tetapi tidak dimanfaatkan sebaik–baiknya. Hal itu dapat disebabkan oleh faktor yang mempengaruhinya baik secara internal maupun secara external.
Pengurus Ikatan Pemuda Pelajar Samalanga sebagai komunitas yang terus berupaya membangun sosoknya sebagai barisan intelektual yang cerdas, objektif , kuat dan menghargai nilai–nilai budaya daerah, merasa berkepentingan untuk mengisi salah satu agendanya yang ditujukan untuk peningkatan kualitas perguruan tinggi serta lulusannya.
Dengan melihat itulah Pengurus Ikatan Pemuda Pelajar Samalanga melaksanakan agenda yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa khususnya dalam mempersiapkan diri untuk terjun ke masyarakat dan menghadapi persaingan global di masa mendatang.
Sehubungan dengan tujuan itulah, maka Pengurus Iakatan Pemuda Pelajar Samalanga memiliki beberapa landasan:

1. Landasan Nilai

Landasan nilai IPPS adalah suatu landasan yang bersumberkan dari nilai-nilai/prinsip-prinsip Islam yang tercantum dalam Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah SAW. Dan landasan ini adalah konsekwensi keterbatasan kemampuan manusia sebagai makhluk Allah yang wajib mempunyai pegangan hidup nilai yang bersifat teologis yang mengandung petunjuk, penuntun, dan bimbingan tentang hakekat kehidupan yaitu mencapai ridha Allah didunia dan Akhirat.
Landasan nilai ini adalah akumulasi seluruh landasan nilai-nilai universal yang dapat diterima oleh seluruh mahasiswa walau latar belakang yang beraneka ragam.

2. Landasan Sosiologi dan Historis

Secara sosiologi dan historis kelahiran Ikatan Pemuda Pelajar Kecamatan Samalanga adalah sebagai sebuah tuntutan untuk persatuan dan kesatuan serta silaturrahmi anatar warga Samalanga yang berdomisi di Banda Aceh . Hasrat besar kerajaan Aceh Darussalam menjadi salah satu dari lima kerajaan terbesar masa lalu, hendaknya menjadi motivasi bagi Mahasiswa Kecamatan Samalanga menangkap aspirasi tersebut dan diaktualisasikan dalam peningkatan kualitas akademik dan kepedulian masyarakat.
Disamping itu kebanggaan akan nilai-nilai idealisme, kejujuran dalam bersikap, keberpihakkan pada kaum tertindas acap kali dilakukan oleh para syuhada untuk perjuangan melawan pemerintah kolonial belanda. Penduduk Jepang, ketidakadilan orde lama dan pengkhianatan orde baru yang sering ditebus mahal dengan tumpahan dan tetesan darah.
Semangat patriotisme dalam membela nilai-nilai kebenaran dan keadilan tetaplah menjadi semangat yang senantiasa harus selalu bersemayam dalam jiwa dan mengalir dalam setiap tetesan darah dan keringat Mahasiswa Kecamatan Samalanga. Landasan historis akan kebesaran masa lalu ini harus senantiasa menjadi aspirasi Mahasiswa Kecamatan Samalanga untuk terus dijaga, ditanamkan, dipupuk dan dikembangkan dalam setiap gerak organisasi.

3. Landasan Konstitusi

Landasan konstitusi IPPS adalah Tri Darma Perguruan Tinggi dan AD/ART IPPS. Tri Darma Perguruan Tinggi memberi titik tekan dan tarik pada pendidikan, penilitian dan pengabdian. Pendidikan adalah suatu proses pembelajaran yang tanpa henti harus berlangsung secara simultan, terencana, terarah dan terfokus. Penelitian adalah suatu upaya pengeksplorasian gagasan-gagasan dan ide-ide pembaharuan yang argumentatif dan teruji. Pengabdian adalah upaya pengamalan setiap potensi bagi kemaslahatan Masyarakat, Agama, Daerah, Kaum, Ras, Negara, Nusa dan Bangsa.

4. Landasan Tuntutan Bangsa

Sebagai sebuah tuntutan bagi yang hidup dan berkembang dalam ruang serta waktu, maka suatu keniscayaan untuk membuka peluang-peluang pembaharuan perubahan sosial cultural, ekonomi dan politik atau yang lainnya yang terjadi dilingkungan sekitar bangsa dan negara. Pembaharuan tersebut adalah perwujudan dari demokrasi mahasiswa yang tak ingin diinjak-injak oleh tradisi lama yang sudah usang. Namun demikian ide-ide pembaharuan janganlah menjadikan mahasiswa menjadi oportunis, dan bersikap pragmatis, menghalalkan segala cara dalam mencapai tujuan. Bagi nilai-nilai idealisme yang berlandaskan pada nilai kebenaran, keadilan, dan keberpihakan pada kepentingan rakyat banyak adalah syarat mutlak yang harus dipegang teguh.

B. FUNGSI

Ikatan Pemuda Pelajar Samalanga adalah perangkat nonstruktural pada Kabupaten Bireuen yang merupakan bagian yang tak terpisahkan. Karena itu aturan-aturan yang menjadi “mainstrims” diseluruh wilayah nusantara hendaknya menjadi panduan bagi lembaga IPPS.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: